Maraknya Mafia BBM Diduga Keterlibatan Agen Penyalur, Ini Penjelasan PT. Babang Raya

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

WaidobaNusantaraori,com |Halsel – Dugaan maraknya mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang sering menjadi sasaran utama adalah agen penyalur.

PT. Babang Raya selaku salah satu agen penyalur BMM terbesar di Halsel, melalui pelaksana harian Ade Suleman mengatakan, kami selaku agen bekerja sesuai dengan prosudur yang telah ditetapkan, katanya kepada media ini, Sabtu (28/02/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut sebagai klarifikasi atas tuduhan keterlibatan agen BBM yang marak di media sosial pada akhir-akhir ini terkait penjualan BBM bersubsidi yang tidak sesuai dengan prosudur/peraturan yang ada.

Ade menegaskan, semua penyaluran BBM bersubsidi dari agen PT. Babang Raya kepada pangkalan minyak tanah maupun solar dan peterlait sesuai prusudur dan tidak bertentangan dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Penyaluran BBM bersubsidi jenis solar pada setiap kendaraan roda empat hanya sebatas satu kali setiap hari sesuai dengan barcout yang dimiliki dan itu tidak lagi pengisian kedua kali pada kendaraan tersebut pada setiap harinya.

Begitu juga BBM bersubsidi jenis peterlait maupun solar kepada para nelayan diberikan sesuai dengan nota yang diberikan oleh uptd perikanan yang ada di Halsel, jelas Ade.

Adapun terjadi mafia/kenakalan BBM bersubsidi yang dilakukan oleh oknum tertentu, itu adalah bukan tanggung jawab kami selaku agen, kami hanya berkewajiban menyalurkan sesuai dengan prosudur dan disertai dengan bukti-bukti yang ada pada kami.

Ade juga menyampaikan, bahwa terkait pengawasan BBM adalah tanggungjawab Dinas perdagangan beserta intansi terkait lainnya, bukan kami selaku agen penyalur, tandasnya.

Adapun penyaluran BBM subsidi pada APMS di Babang dan SPBU Labuha milik PT. Babang Raya disesuaikan dengan stok yang ada di pertamina, sementara BBM non subsidi disesuaikan dengan kebutuhan penjualan, tutup Ade.* (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel waidobanusantaraori.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LBH ANSOR MALUKU UTARA DESAK TUNTAS DUGAAN KEKERASAN TERHADAP WARGA OLEH OKNUM POLISI DI HALMAHERA SELATAN
LSM LIRA Desak KPK Periksa Kepala BPBJ Malut Terkait Pergub Pengadaan Barang
GMNI Mendesak Propam polres Halsel atas Dugaan Pengeroyokan Oknum Polisi Kembali Mencuat,Warga Alami Luka Serius.
TANGGAPAN LSM LIRA MALUKU UTARA TERHADAP OPINI WTP PEMPROV MALUKU UTARA TAHUN ANGGARAN 2025
TANGGAPAN LSM LIRA MALUKU UTARA TERHADAP OPINI WTP PEMPROV MALUKU UTARA TAHUN ANGGARAN 2025
LSM LIRA Malut Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Proyek MBG
Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Pengeroyokan oleh Oknum Polisi terhadap Warga Halsel
Job Fair di Maluku Utara, LSM LIRA : Jangan Hanya Jadi Seremonial
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:30 WIT

LBH ANSOR MALUKU UTARA DESAK TUNTAS DUGAAN KEKERASAN TERHADAP WARGA OLEH OKNUM POLISI DI HALMAHERA SELATAN

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:02 WIT

LSM LIRA Desak KPK Periksa Kepala BPBJ Malut Terkait Pergub Pengadaan Barang

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:18 WIT

GMNI Mendesak Propam polres Halsel atas Dugaan Pengeroyokan Oknum Polisi Kembali Mencuat,Warga Alami Luka Serius.

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:33 WIT

TANGGAPAN LSM LIRA MALUKU UTARA TERHADAP OPINI WTP PEMPROV MALUKU UTARA TAHUN ANGGARAN 2025

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:29 WIT

TANGGAPAN LSM LIRA MALUKU UTARA TERHADAP OPINI WTP PEMPROV MALUKU UTARA TAHUN ANGGARAN 2025

Berita Terbaru