Ketua GMNI Halmahera Selatan Soroti Sikap Sespri Wakil Bupati yang Turun Demo Tanpa Data

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WaidobaNusantaraori.com | Halsel -Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional indonesia Halmahera Selatan,Hasbin Umsohi, angkat bicara terkait keterlibatan seorang Pribadi (Sespri) Wakil bupati Halmahera Selatan dalam aksi demonstrasi yang menyoroti persoalan lahan di wilayah  Obi dan kawasi yang Melibatkan Harita Group.

Menurut Hasbin, kehadiran seorang Sespri Wakil Bupati dalam ruang publik seharusnya mencerminkan sikap yang bijak, objektif, serta berbasis pada data dan fakta yang jelas. Jabatan tersebut bukan sekadar posisi administratif, tetapi juga bagian dari lingkaran pemerintahan daerah yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga stabilitas informasi serta hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan pihak perusahaan.

Namun belakangan ini, publik dikejutkan dengan aktivitas Sespri Wakil Bupati yang diketahui bernama Sahmar Ebanz yang kerap mengatasnamakan diri sebagai pemerhati masyarakat dan ikut terlibat dalam aksi demonstrasi yang menyoroti persoalan lahan di wilayah Obi dan Kawasi. Aksi tersebut menuding bahwa perusahaan telah mengabaikan hak-hak masyarakat atas lahan yang disebut telah digusur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasbin menjelaskan bahwa berdasarkan sejumlah informasi yang beredar, pihak perusahaan sebenarnya telah menjalankan tanggung jawabnya dengan melakukan proses pembayaran lahan kepada pihak-pihak terkait sebelum proses penggusuran dilakukan. Proses tersebut disebut melibatkan pihak Arifin Saroa dan Alimusu La Damili.

“Jika fakta tersebut benar adanya, maka tudingan yang disampaikan tanpa verifikasi yang jelas justru berpotensi menyesatkan opini publik dan memperkeruh situasi di tengah masyarakat,” ujar Hasbin.

Ia juga mempertanyakan sikap seorang Sespri Wakil Bupati yang melakukan gerakan protes tanpa didukung data yang kuat, sementara yang bersangkutan berada dalam lingkaran pemerintahan daerah yang seharusnya memiliki akses terhadap informasi resmi. Menurutnya, tindakan seperti itu bukan hanya berpotensi menimbulkan kegaduhan, tetapi juga dapat mengganggu kinerja pimpinan daerah yang sedang menjalankan tugas pemerintahan.

Lebih lanjut, Hasbin menilai bahwa langkah tersebut berisiko memicu perpecahan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Obi dan Kawasi yang saat ini tengah menghadapi dinamika pembangunan dan investasi. Ia menegaskan bahwa isu lahan merupakan persoalan sensitif yang harus disikapi secara hati-hati dan berbasis pada fakta yang jelas.

Dalam konteks tersebut, GMNI Halmahera Selatan juga mempertanyakan sikap pimpinan daerah yang terkesan membiarkan tindakan bawahannya tanpa adanya klarifikasi maupun langkah evaluasi yang jelas. Menurut Hasbin, pemerintah daerah seharusnya hadir sebagai penengah yang objektif, bukan justru membiarkan lingkarannya ikut memperkeruh keadaan.

“Atas dasar itu, kami dari GMNI Halmahera Selatan meminta agar Sahmar Ebanz dicopot dari jabatannya sebagai Sespri Wakil Bupati Halmahera Selatan. Sikap yang dilakukan tanpa dasar data yang kuat dapat merugikan citra pemerintah daerah sekaligus mengganggu harmonisasi masyarakat,” tegasnya.

Hasbin menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar soal demonstrasi atau kritik terhadap perusahaan. Lebih dari itu, yang menjadi inti persoalan adalah tanggung jawab moral seorang pejabat di lingkaran pemerintahan untuk bertindak berdasarkan fakta dan data, bukan asumsi.

Menurutnya, apabila prinsip tersebut diabaikan, maka jabatan yang seharusnya menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak justru berpotensi berubah menjadi sumber konflik baru di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel waidobanusantaraori.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Job Fair di Maluku Utara, LSM LIRA : Jangan Hanya Jadi Seremonial
Kecamatan Obi Barat Melaksanakan Upacara Memperingati HUT Kabupaten Halsel Ke 23 Tahun 2026
Penetapan Struktur Badan Pengurus DPP SWI Priode 2026/2031 Melalui Rapat Pleno
Pendamping Hukum Beserta Keluarga Korban Pembunuhan Zulfikar Berharap Pengadilan Berlaku Adil
Melalui Peringatan Pancasila, Ketum SWI Mengajak Insan Pers & Masyarakat Mengamalkan Pancasila
Perempuan di Pulau Obi Bangun Kebun Hortikultura Mandiri
SKAK Malut Soroti Koropsi Dana Pembangunan di Maluku Utara, Sejumlah Proyek Mangkarak
PT Harita Group kembali menyalurkan bantuan hewan kurban kepada sejumlah Organisasi Kepemudaan  (OKP) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas)
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 03:55 WIT

Job Fair di Maluku Utara, LSM LIRA : Jangan Hanya Jadi Seremonial

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21 WIT

Kecamatan Obi Barat Melaksanakan Upacara Memperingati HUT Kabupaten Halsel Ke 23 Tahun 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:26 WIT

Penetapan Struktur Badan Pengurus DPP SWI Priode 2026/2031 Melalui Rapat Pleno

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:01 WIT

Pendamping Hukum Beserta Keluarga Korban Pembunuhan Zulfikar Berharap Pengadilan Berlaku Adil

Senin, 1 Juni 2026 - 11:50 WIT

Melalui Peringatan Pancasila, Ketum SWI Mengajak Insan Pers & Masyarakat Mengamalkan Pancasila

Berita Terbaru

Uncategorized

Job Fair di Maluku Utara, LSM LIRA : Jangan Hanya Jadi Seremonial

Minggu, 14 Jun 2026 - 03:55 WIT