Sengketa Lobang Galian Emas di Anggai Kembali Terjadi, Keamanan Dihimbau Turun Tangan

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

WaidobaNusantaraori.com | Halsel – Salah satu lobang galian biji emas yang terletak di lokasi tambang rakyat Desa Anggai Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Sekatan (Halsel) Provinsi Maluku Utra, sering terjadi sengketa oleh para penambang, kini kembali terjadi Gejolak Serius.

Sesuai hasil penelusuran oleh media ini dari berbagai sumber, bahwa lobang galian emas yang diklaim milik oleh salah satu pengusaha tambang (Lili Daeng Manapi) tersebut sudah berulang kali terjadi sengketa dan tidak ada penyelesaian yang pasti dari pihak yang berwewenang setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu sumber mengatakan, lobang galian tersebut awalnya dibuat dan dimiliki oleh Ibu Haniati Labani, yakni salah satu warga desa Sambiki Kecamatan Obi.

Lanjut sumber, kemudian terjadi kesepakatan jual beli antara pemilik lobang (Haniati Labani) dengan Ibu Lili Daeng Manapi yang saat ini diklaim selaku pemilik lobang galian tersebut.

Namun saat ini masih terjadi perselisihan yang serius antara Haniati Labani dan Lili Daeng Manapi dengan melibatkan pihak lain yang berkepentingan, ungkap sumber tersebut.

Sambungnya, kepada pihak yang berwewenang segera turun tangan dan secepatnya mengambil langkah pengamanan, bila tidak akan terjadi Gejolak yang sangat Serius sesuai pengamatan di lapangan.

Sengketa lobang tersebut sudah berulang kali dan beberapa kali terjadi korban fisik sebelumnya, ujar sumber.

Sementara itu, Haniati Labani selaku pemilik awal lobang galian tersebut saat dikonfirmasi media ini mengatakan, setelah ada kesepakatan jual beli, Ibu Lili tidak melaksanakan kewajibannya selaku pembeli (belum bayar), katanya kepada media ini, Kamis (26/03/2926).

Lanjutnya, Ibu Lili telah lalai dari kewajibannya selaku pembeli, yakni belum menyelesaikan pembayaran dan lalai dari kesepakatan awal, namun telah melakukan penjualan kembali kepada pihak lain dan bahkan memberikan kuasa kepada pihak lain untuk menguasai lobang galian tersebut selama beberapa bulan ini, sementara saya tidak dapat dapat dari hasil lobang itu, ungkap Haniati.

Karna saya merasa dirugikan, maka menqambil kembali hak saya tersebut dengan menutup galian lobang sebagai tanda melarang aktifitas oleh pihak Ibu Lili.

Kemarin saya sudah tutup, namun pihak Lili membuka kembali dan saya naik tutup lagi, kesal Haniati.

Saya bersumpah, sambungnya, akan terus melakukan perlawanan sampai titik darah yang terakhir, karena membuat sebuah lobang galian emas di lokasi itu memakan waktu yang cukup lama dan penuh dengan segala pengorbanan yang sangat serius, tegas Haniati.* (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel waidobanusantaraori.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tegas Ketua GMKI Halsel, Jangan Jadikan Laut Kawasi Arena Provokasi
Peringati Harpelnas 2026, Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Halsel Turun Langsung Layani Peserta
Ruang Laut Harita di Kawasi Dinyatakan Berizin, PSDKP Ingatkan Aksi Tetap Taat Hukum
GMNI Halsel Dukung Pernyataan Kadishub, Penyampaian Aspirasi di Laut Waspadai Risiko Keselamatan
Kadishub Halsel Imbau Pendemo di Perairan Kawasi Utamakan Keselamatan Pelayaran
Danramil 1509-02/Obi Klarifikasi Pemberitaan Dugaan Keterlibatan Anggota TNI dalam Kasus di Desa Tomori
Danramil 1509-02/Obi Klarifikasi Pemberitaan Dugaan Keterlibatan Anggota TNI dalam Kasus di Desa Tomori
Pusaka Publik.  Soroti Aksi di Laut Kawasi, Minta Semua Pihak Taat Hukum
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIT

Tegas Ketua GMKI Halsel, Jangan Jadikan Laut Kawasi Arena Provokasi

Jumat, 4 September 2026 - 05:57 WIT

Peringati Harpelnas 2026, Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Halsel Turun Langsung Layani Peserta

Kamis, 3 September 2026 - 16:22 WIT

Ruang Laut Harita di Kawasi Dinyatakan Berizin, PSDKP Ingatkan Aksi Tetap Taat Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIT

GMNI Halsel Dukung Pernyataan Kadishub, Penyampaian Aspirasi di Laut Waspadai Risiko Keselamatan

Rabu, 2 September 2026 - 08:08 WIT

Kadishub Halsel Imbau Pendemo di Perairan Kawasi Utamakan Keselamatan Pelayaran

Berita Terbaru

Uncategorized

Tegas Ketua GMKI Halsel, Jangan Jadikan Laut Kawasi Arena Provokasi

Jumat, 4 Sep 2026 - 07:50 WIT