WaidobaNusantaraori.com halsel -Direktur Eksekutif Pusat Kajian dan Advokasi Kebijakan Publik (PUSAKA PUBLIK), Tahrun Mubin, meminta aparat keamanan, khususnya Polres Halmahera Selatan, mengambil langkah preventif untuk menjaga situasi tetap kondusif di Desa Kawasi. Menurutnya, apabila terdapat kekhawatiran bahwa suatu kegiatan berpotensi memicu gesekan di tengah masyarakat, aparat perlu memastikan seluruh aktivitas berlangsung sesuai hukum, melalui komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
“Kami melihat gesekan kuat antar warga desa kawasi yg saling adu mulut ketika ada aksi penolakan yg di lakukan masyarakat atas kehadiran Walhi yang berpotensi memicu konflik keluarga atara masyarakat desa kawasi setempat, oleh karnanya perlu penegasan dari pihak kepolisan untuk mengambil langkah tegas agar menghindari gesekan di tengah-tengah masyarakat desa kawasi.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
PUSAKA PUBLIK berpendapat bahwa setiap individu maupun organisasi yang datang ke suatu wilayah wajib menghormati adat istiadat, nilai-nilai masyarakat, serta menjaga ketertiban umum. Pandangan ini sejalan dengan Pasal 28J ayat (2) UUD 1945, yang menegaskan bahwa dalam menggunakan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib menghormati hak dan kebebasan orang lain serta tunduk pada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang demi keamanan, ketertiban umum, dan kepentingan bersama.
Atas dasar itu, PUSAKA PUBLIK meminta aparat bertindak sesuai kewenangannya untuk menjaga keamanan dan mencegah potensi konflik, termasuk apabila diperlukan meminta agar kunjungan WALHI ke Desa Kawasi ditunda atau dibatalkan demi menjaga persatuan dan kondusivitas masyarakat.
” Kami meminta dengan tegas agar jangan dulu ada aktifitas lain yang di lakukan oleh Walhi untuk menghindari gesekan antar warga. Kalau perlu pihak kepolisan bertindak untuk meminta walhi meninggalkan Desa kawasi untuk sementara waktu.”
Kami Tetap Mengawal, Dan Memastikan Masyarakat Tidak Dijadikan tameng kelompok Atas Kepentingan tertentu , Dan Meminta Polres Halmahera Selatan agar Segera mengambil lakah konkrit untuk mencegah terjadi konflik antara warga desa kawasi.
(Kaperwil)









