WaidobaNusantaraori.com | Halsel – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten di Desa Larombati Kecamatan Kayoa Utara Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara, resmi dibuka oleh Bupati Halsel Ali Basam Kasuba, Selasa malam (28/04/2026).
Dalam acara pembukaan MTQ ini berjalan dengan aman, tertib, meriah dan penuh hikmat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Helmi Umar Muksin, Sekda, para kepala dinas, para camat sekabupaten Halsel dan para Kafilah dari 30 Kecamatan serta dipenuhi oleh warga masyarakat Kecamatan Kayoa Utara dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi Warga Kecamatan Kayoa Utara, momen ini merupakan kebanggaan tersendiri, dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kehadiran langsung Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan dalam acara pembukaan MTQ tersebut juga memberikan semangat tersendiri bagi seluruh peserta dan masyarakat yang hadir.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini.
Ia juga menekankan bahwa MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Wakil Bupati dalam kesempatan yang sama mengajak seluruh generasi muda, khususnya di Kecamatan Kayoa Utara, untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Ia berharap, melalui kegiatan MTQ ini akan lahir Qari dan Qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun tingkat nasional.
Acara pembukaan MTQ tersebut diawali dengan pawai ta’aruf yang diikuti oleh kafilah dari berbagai wilayah kecamatan di Halsel.
Suasana semakin meriah dengan penampilan seni islami serta lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Qari terbaik.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi, terbukti dengan banyaknya warga yang memadati lokasi acara sejak pagi hari.
Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ di Laromabati ini juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Banyak pelaku usaha kecil yang memanfaatkan momentum ini untuk berjualan, mulai dari makanan tradisional hingga kerajinan tangan khas daerah, hal ini turut memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan warga sekitar.
Panitia pelaksana menyampaikan, bahwa kegiatan MTQ ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai cabang lomba, seperti tilawah, tahfidz, tafsir, dan kaligrafi. Para peserta yang mengikuti perlombaan merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing wilayah yang telah melalui seleksi ketat sebelumnya.
Di akhir sambutannya Bupati tersebut di atas berharap, agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya acara.
Dengan terselenggaranya MTQ di Desa Laromabati, Kecamatan Kayoa Utara ini, diharapkan semangat keagamaan masyarakat semakin meningkat dan mampu menciptakan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan.* (Redaksi)









