Gempa Bumi Tektonik M 6,2 di Halbar Maluku Utara Tidak Bepotensi Tsunami

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

WaidobaNusantaraori.com | Jakarta – Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara diguncang gempa bumi tektonik, sesuai hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 6.2 pada kedalaman 104 km yang terjadi pada hari Jum’at (03/07/2026) pukul 09.31.29 WIB.

Hal tersebut sesuai laporan dari Jakarta melalui Direktur Gempa Bumi dan Tsuna BMKG pusat Dr. Wijayanto, S.T, M.Sc. yang diterima media ini, Jum’at (03/07/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1.93° LU; 127.42° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 56 Km arah Barat Daya Pulau Doi.

Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:

1. III-IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.) di Halmahera Utara.

2. III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. ) di Ternate, Tidore, Sanana dan Morotai.

3. II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.) di Manado, Kota Gorontalo, Gorontalo Utara dan Bone Bolango.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah, akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Laut Maluku.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust fault).

Hingga pukul 09.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Himbauan kepada masyarakat:

1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

2. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.*

 

(Kaperwil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel waidobanusantaraori.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matangkan Persiapan Pelantikan IKB Makayoa 10 Kabupaten Kota, Husein Said Soan Ke Ketua IKB Makayoa Provinsi
Menerima Kunjungan KPU, Partai Gelora Menyamakan Pemahaman Aturan Dan Pedoman Teknis
Sultan Bacan Diusul jadi Ketua Dewan Pembina IKB-Makayoa Halmahera Selatan
Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Melindungi dan Tidak Menutup Atifitas Tambang Rakyat
DMI Halsel Serukan Persatuan dan Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Program Pemerintah
IKB-Makayoa Halsel Silaturahmi ke Kodim 1509/Labuha, Perkuat Sinergi dan Bahas Ancaman Karhutla
Lambatnya Penetapan WPR di Halsel Oleh Pemerintah, Jadi Sorotan Berbagai Pihak
Dengan Misi Kemanusiaan, IKB Makayoa Halsel Hadir Bagi-Bagi Masker Dampak Karhutla
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:51 WIT

Matangkan Persiapan Pelantikan IKB Makayoa 10 Kabupaten Kota, Husein Said Soan Ke Ketua IKB Makayoa Provinsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:53 WIT

Menerima Kunjungan KPU, Partai Gelora Menyamakan Pemahaman Aturan Dan Pedoman Teknis

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:34 WIT

Sultan Bacan Diusul jadi Ketua Dewan Pembina IKB-Makayoa Halmahera Selatan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:02 WIT

Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Melindungi dan Tidak Menutup Atifitas Tambang Rakyat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:48 WIT

DMI Halsel Serukan Persatuan dan Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Program Pemerintah

Berita Terbaru