Fraksi PKB DPRD Halsel Menyoroti Keterlambatan Tahapan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Halmahera Selatan menyoroti keterlambatan tahapan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Fraksi PKB mengingatkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan bahwa tahapan penyusunan dan pembahasan KUA-PPAS telah memiliki jadwal sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Menyampaikan sikap Fraksi PKB, Muhammad Saleh Nijar mengatakan Rancangan KUA dan PPAS seharusnya disampaikan oleh kepala daerah kepada DPRD untuk dibahas dan disepakati bersama sesuai tahapan serta batas waktu yang telah ditentukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, KUA dan PPAS yang telah disepakati bersama ditandatangani oleh kepala daerah dan pimpinan DPRD sesuai jadwal yang ditetapkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Namun persoalannya, saat ini kita telah memasuki bulan Oktober. Sementara tahapan tersebut seharusnya sudah berjalan, tetapi saat ini telah melewati batas waktu yang ditentukan,” kata Saleh.

Menurut Saleh, keterlambatan satu tahapan tidak dapat dipandang sebagai persoalan administratif semata. Dalam siklus pengelolaan keuangan daerah, keterlambatan atau terlewatnya satu tahapan dapat berdampak terhadap tahapan berikutnya.

Akibatnya, waktu pembahasan menjadi semakin sempit dan tidak maksimal. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap kualitas perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah, termasuk kualitas APBD Tahun Anggaran 2027.

“Karena itu, Bupati harus memastikan kinerja TAPD berjalan secara maksimal dan profesional. Dengan waktu yang semakin terbatas, seluruh perangkat terkait harus memaksimalkan sisa waktu yang tersedia agar tahapan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 tetap dapat dilaksanakan secara efektif, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Fraksi PKB juga mengaku khawatir keterlambatan yang berlangsung berlarut-larut dapat menimbulkan persepsi bahwa tahapan pembahasan tidak berjalan sesuai siklus yang telah ditentukan.

“Kami tentu tidak ingin berprasangka demikian. Namun, pemerintah daerah perlu memberikan penjelasan yang terbuka kepada DPRD dan publik: apa yang menyebabkan tahapan KUA-PPAS APBD 2027 mengalami keterlambatan, siapa yang bertanggung jawab terhadap keterlambatan tersebut, dan langkah konkret apa yang akan dilakukan untuk mengejar ketertinggalan?” kata Saleh.

Menurut dia, penjelasan tersebut penting agar keterlambatan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar dalam proses penganggaran daerah.

Fraksi PKB juga mengingatkan agar keterlambatan tahapan tidak berujung pada pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2027 melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

“Kondisi tersebut tentu bukan pilihan ideal apabila sebenarnya masih terdapat ruang untuk menyelesaikan pembahasan APBD melalui mekanisme normal antara Pemerintah Daerah dan DPRD,” katanya.

Saleh menegaskan, hubungan kemitraan antara Pemerintah Daerah dan DPRD selama ini telah berjalan secara harmonis. Menurut dia, kemitraan tersebut harus dijaga dan diwujudkan melalui komunikasi, koordinasi, keterbukaan, serta komitmen bersama untuk memastikan proses penganggaran berjalan tepat waktu dan sesuai aturan.

“DPRD tidak sedang mencari siapa yang harus disalahkan. Yang kami dorong adalah kepastian proses, kepastian waktu, dan kepastian kualitas APBD 2027,” ujar Saleh.

Karena itu, Fraksi PKB meminta Bupati bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) segera mengambil langkah percepatan.

Langkah tersebut, kata dia, dapat dilakukan dengan menyusun kembali timeline tahapan yang tersisa, membuka ruang komunikasi yang lebih intensif dengan DPRD, serta memastikan seluruh proses pembahasan dapat diselesaikan secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai keterlambatan administratif hari ini menjadi persoalan besar dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2027,” katanya.

Ia menambahkan, kemitraan antara Pemerintah Daerah dan DPRD harus tetap harmonis. Namun, keharmonisan tersebut harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap aturan, ketepatan waktu, transparansi, dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan daerah.* (Punkzul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel waidobanusantaraori.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matangkan Persiapan Pelantikan IKB Makayoa 10 Kabupaten Kota, Husein Said Soan Ke Ketua IKB Makayoa Provinsi
Menerima Kunjungan KPU, Partai Gelora Menyamakan Pemahaman Aturan Dan Pedoman Teknis
Sultan Bacan Diusul jadi Ketua Dewan Pembina IKB-Makayoa Halmahera Selatan
Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Melindungi dan Tidak Menutup Atifitas Tambang Rakyat
DMI Halsel Serukan Persatuan dan Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Program Pemerintah
IKB-Makayoa Halsel Silaturahmi ke Kodim 1509/Labuha, Perkuat Sinergi dan Bahas Ancaman Karhutla
Lambatnya Penetapan WPR di Halsel Oleh Pemerintah, Jadi Sorotan Berbagai Pihak
Dengan Misi Kemanusiaan, IKB Makayoa Halsel Hadir Bagi-Bagi Masker Dampak Karhutla
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:51 WIT

Matangkan Persiapan Pelantikan IKB Makayoa 10 Kabupaten Kota, Husein Said Soan Ke Ketua IKB Makayoa Provinsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:53 WIT

Menerima Kunjungan KPU, Partai Gelora Menyamakan Pemahaman Aturan Dan Pedoman Teknis

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:34 WIT

Sultan Bacan Diusul jadi Ketua Dewan Pembina IKB-Makayoa Halmahera Selatan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:02 WIT

Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Melindungi dan Tidak Menutup Atifitas Tambang Rakyat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:48 WIT

DMI Halsel Serukan Persatuan dan Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Program Pemerintah

Berita Terbaru