Dari Soligi hingga Kawasi, Pelaku UMKM Lokal Menangkap Peluang Ekonomi di Pulau Obi

- Penulis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

WaidobaNusantaraori.com | Halsel – Perkembangan aktivitas ekonomi di Pulau Obi turut membuka kebutuhan dan peluang pasar baru bagi pelaku usaha lokal. Di Desa Soligi dan Desa Kawasi, peluang tersebut dimanfaatkan melalui usaha pengolahan pangan dan perdagangan kebutuhan sehari-hari.

Salah satunya dijalankan Rumah Usaha Tangguh Ekonomi (RUTE) di Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok usaha yang dibentuk pada 2021 ini mengembangkan produksi tahu dan tempe untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di sekitar kawasan industri.

Koordinator RUTE sekaligus warga asli Desa Soligi, Rusman Baharudin, menceritakan usaha ini diawali dari keraguan akibat minimnya pengalaman warga dalam mengolah kedelai.

Namun melalui pendampingan dari tim CSR Harita Nickel, warga yang tadinya selalu gagal membuat tahu dan tempe kini berhasil menguasai teknik produksi yang berkualitas.

“Produk kami tidak serta-merta diterima, selalu ada uji kualitas yang ketat sebelum masuk ke dapur perusahaan, Alhamdulillah, berkat pendampingan, kualitas produk kami, kini sangat baik dan selalu memenuhi Purchase Order (PO) perusahaan,” jelas Rusman, yang juga seorang guru PPPK, Sabtu (22/08/2026).

RUTE saat ini berproduksi 8 hingga 9 kali dalam sebulan dengan volume 300 hingga 1.000 potong tahu dalam sekali produksi dan menariknya, kelompok tersebut melibatkan ibu-ibu yang menjadi kepala keluarga sebagai bagian dari tenaga produksi.

Komitmen Rusman terhadap program ini ditunjukkan secara nyata dengan menghibahkan lahan warisan orang tuanya yang berlokasi jauh dari pemukiman untuk dibangun Rumah RUTE, guna mengatasi kendala aroma proses pengolahan kedelai.

“Saya hibahkan lahan warisan orang tua agar memberi manfaat ekonomi dan tempat mencari nafkah bagi masyarakat dengan harapan saya, ini menjadi amal jariyah untuk almarhum orang tua,” tuturnya.

Rusman berharap dengan keterampilan dan keahlian yang telah dimiliki oleh kelompok RUTE mampu memberi manfaat ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan keterampilannya saat ini, kelompok RUTE tidak hanya mampu menjaga konsistensi kualitas produk olahan kedelai untuk memenuhi kebutuhan pasokan ke perusahaan, tetapi juga siap memperluas jangkauan pasar ke masyarakat umum

Geliat ekonomi dari hadirnya kawasan industri juga dirasakan oleh Jani, wanita asal Baubau yang sudah bermukim lama di Desa Kawasi.

Mengawali usahanya sebagai penjual tomat keliling dari indekos ke indekos di permukiman lama Kawasi, Jani kini sukses mengelola toko sembako di Area Komersial Permukiman Baru Desa Kawasi.

“Awalnya saya datang dari Baubau hanya coba-coba membawa tomat dan jualan keliling. Sempat juga berencana jualan gorengan, sebelum akhirnya beralih ke sembako,” kenang Jani.

Perubahan besar terjadi pada Agustus 2023.

Melihat geliat ekonomi yang berkembang, ia memberanikan diri menyewa ruko di Area Komersial Permukiman Baru Desa Kawasi seharga Rp 20 juta per tahun. Keputusan tersebut membuahkan hasil manis, pasokan sembako dari Bacan, Ternate, hingga Ambon selalu ludes diserap pasar, bahkan komoditas minyak goreng di tokonya mampu terjual hingga ratusan kardus hanya dalam satu hingga dua minggu.

“Di Desa Kawasi ini peluang ekonomi sangat terbuka bagi siapapun yang ingin berusaha. Pendapatan bisa mencapai puluhan juta rupiah dalam sehari, bahkan hingga ratusan juta per bulan dan menariknya di sini, pembeli dari warga maupun pihak perusahaan selalu membayar tunai (cash),” ungkapnya bersyukur.

Kesuksesan ini tak hanya membuat Jani mampu membeli tanah untuk investasi masa depan anak-anaknya, tetapi juga membuka lapangan kerja. Saat ini, ia mempekerjakan 8 orang karyawan dengan upah harian Rp100 ribu hingga Rp150 ribu (setara Rp3 juta – Rp4,5 juta per bulan) beserta jaminan konsumsi harian.

Bagi RUTE di Soligi dan Jani di Kawasi, perubahan aktivitas ekonomi di Pulau Obi menjadi ruang untuk mengembangkan usaha sesuai kebutuhan pasar yang mereka temui.

Perkembangan tersebut juga menunjukkan bahwa peluang ekonomi di sekitar kawasan dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha lokal melalui peningkatan kapasitas, penyesuaian usaha dan akses terhadap pasar.* (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel waidobanusantaraori.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

M. Tahrim Imam dan Jamal Togubu Nahkodai IKB Makayoa Kota Ternate 
Pernyataan Kadis DPM-PTSP Halsel di Pertanyakan, Setelah Dokumen Izin PT Mining Jaya di Perlihatkan
Matangkan Persiapan Pelantikan IKB Makayoa 10 Kabupaten Kota, Husein Said Soan Ke Ketua IKB Makayoa Provinsi
Menerima Kunjungan KPU, Partai Gelora Menyamakan Pemahaman Aturan Dan Pedoman Teknis
Sultan Bacan Diusul jadi Ketua Dewan Pembina IKB-Makayoa Halmahera Selatan
Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Melindungi dan Tidak Menutup Atifitas Tambang Rakyat
DMI Halsel Serukan Persatuan dan Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Program Pemerintah
IKB-Makayoa Halsel Silaturahmi ke Kodim 1509/Labuha, Perkuat Sinergi dan Bahas Ancaman Karhutla
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:05 WIT

M. Tahrim Imam dan Jamal Togubu Nahkodai IKB Makayoa Kota Ternate 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:17 WIT

Pernyataan Kadis DPM-PTSP Halsel di Pertanyakan, Setelah Dokumen Izin PT Mining Jaya di Perlihatkan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:51 WIT

Matangkan Persiapan Pelantikan IKB Makayoa 10 Kabupaten Kota, Husein Said Soan Ke Ketua IKB Makayoa Provinsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:53 WIT

Menerima Kunjungan KPU, Partai Gelora Menyamakan Pemahaman Aturan Dan Pedoman Teknis

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:34 WIT

Sultan Bacan Diusul jadi Ketua Dewan Pembina IKB-Makayoa Halmahera Selatan

Berita Terbaru

Uncategorized

M. Tahrim Imam dan Jamal Togubu Nahkodai IKB Makayoa Kota Ternate 

Rabu, 21 Okt 2026 - 15:05 WIT