Audiensi HIPMABOL dengan Bupati Halmahera Selatan Soroti Jalan Lingkar dan Dampak Cuaca Ekstrem di Botang Lomang

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

HALSEL, WaidobaNusantara.com — Persoalan infrastruktur dasar dan dampak cuaca ekstrem menjadi perhatian utama dalam audiensi Himpunan Pelajar Mahasiswa Botang Lomang (HIPMABOL) bersama pemerintah desa se-Kecamatan Botang Lomang dengan Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Halmahera Selatan, Jumat dini hari (30/01)

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara HIPMABOL dan Bupati Halmahera Selatan. Forum tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan mahasiswa dalam mendorong percepatan pembangunan Kecamatan Botang Lomang, khususnya pembangunan infrastruktur penunjang ekonomi berbasis agromaritim.

 

Dalam pertemuan tersebut, audiensi dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun komunikasi konstruktif antara pemerintah dan mahasiswa, sekaligus menyatukan persepsi pembangunan agar lebih berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat di tingkat kecamatan dan desa.

 

Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, menegaskan pentingnya peran pemerintah desa dalam mendukung keberadaan dan pengembangan organisasi kepemudaan, termasuk HIPMABOL, baik dari sisi kelembagaan maupun peningkatan kapasitas mahasiswa.

 

“HIPMABOL membutuhkan dukungan dari pemerintah desa dalam pengembangan organisasi. Pemerintah desa di Botang Lomang diharapkan lebih intens membangun komunikasi serta terus mendukung program-program mahasiswa,” ujar Bassam Kasuba.

 

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Halmahera Selatan, Zaki Abdul Wahab, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Halmahera Selatan, serta berlangsung dalam suasana dialogis dan kondusif.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum HIPMABOL, Aprilyadi Agus, menyampaikan komitmen mahasiswa untuk terus berperan aktif mengawal pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa salah satu usulan paling mendesak adalah kelanjutan pembangunan Jalan Lingkar Kecamatan Botang Lomang yang hingga kini belum sepenuhnya terealisasi.

 

Menurut HIPMABOL, jalan lingkar memiliki peran strategis sebagai penghubung antarwilayah desa dan penopang utama aktivitas ekonomi masyarakat. Apabila pembangunan belum dapat dilakukan hingga tahap pengaspalan atau lapen, mahasiswa mendorong agar setidaknya dilakukan pembukaan badan jalan dan pemadatan.

 

“Jalan lingkar ini sangat penting untuk mendukung pengembangan ekonomi dan program agromaritim di Botang Lomang,” kata Aprilyadi.

 

Selain persoalan infrastruktur jalan, HIPMABOL juga menyoroti dampak cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Desa Kampung Baru. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan sedang hingga berat, termasuk kerusakan pada jembatan pelabuhan desa yang menjadi akses vital masyarakat.

 

“Kondisi ini menjadi prioritas kami untuk diusulkan agar segera mendapat perhatian dan penanganan dari Pemerintah Daerah, mengingat desa kampung baru adalah desa yang belum tersentuh oleh pembangunan kecamatan karna kondisi geografis” ujar Aprilyadi.

 

Menanggapi usulan tersebut, Bupati Halmahera Selatan menegaskan bahwa kebijakan pembangunan berbasis zonasi yang diterapkan pemerintah daerah tidak berarti mengabaikan kecamatan tertentu.

 

“Pembangunan berbasis zonasi bukan berarti pada tahun 2026–2027 kecamatan di Zona I tidak mendapatkan pembangunan. Pemerintah daerah tetap berupaya menyelesaikan pembangunan secara bertahap, dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan anggaran,” jelas Bassam Kasuba.

 

Bupati juga menyampaikan bahwa rekomendasi terkait Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan jembatan di Desa Kampung Baru telah menjadi perhatian pemerintah daerah dan saat ini sedang dalam proses pengurusan.

 

“Rekomendasi tersebut sudah didisposisi dan diserahkan kepada dinas-dinas terkait,” tegasnya.

 

Dalam audiensi tersebut, HIPMABOL menyampaikan sejumlah rekomendasi pembangunan prioritas tingkat kecamatan dan desa, meliputi:

 

1. Kelanjutan pembangunan Jalan Lingkar Kecamatan Botang Lomang

2. Penyediaan air bersih di setiap desa

3. Pembangunan jembatan utama di seluruh desa

4. Penguatan jaringan listrik dan telekomunikasi

5. Realisasi Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau rumah layak huni di Desa Kampung Baru

 

Rekomendasi tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Halmahera Selatan dan mendapat respons positif dari pemerintah daerah.

 

Melalui Pembina HIPMABOL, Muklas Adam, mahasiswa menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Bupati Halmahera Selatan dalam menerima audiensi mahasiswa, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan.

 

Sementara itu, Camat Botang Lomang, Ismail Launuru, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Halmahera Selatan serta menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa dan mahasiswa HIPMABOL dalam mendorong pembangunan Kecamatan Botang Lomang berbasis agromaritim.

 

Audiensi ini diharapkan menjadi fondasi awal terbangunnya kerja sama berkelanjutan antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan mahasiswa, guna mendorong percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kecamatan Botang Lomang.

 

Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan mahasiswa.

 

 

Kaperwil: M WaidobaNusantara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel waidobanusantaraori.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelantikan Pengurus DPP SWI Dirangkaikan Dengan Kegiatan Green Impact 2026
Direktur PDAM Halsel, Tunggakan Pembayaran Rekening Air Sebesar 6,6 Miliar Mempersulit Opersional 
GMKI Cabang Bacan Titip Harapan bagi Muhlis Usman, Dorong Kepemimpinan Kolaboratif di GP Ansor Halsel
GMKI Cabang Bacan Titip Harapan bagi Muhlis Usman, Dorong Kepemimpinan Kolaboratif di GP Ansor Halsel
Tanggap Cuaca, Memitigasi Iklim di Bumi Saruma kabupaten Halsel,
Orang Tua Korban Pembubuhan Zulfikar, Harapan Terakhir Kami Hanyalah Berimbang Kehilangan Nyawa Pada Putusan Pengadilan
Rapat Panitia SWI GI 2026, Mantapkan Persiapan Kegiatan Prtengahan Bulan Juli Mendatang
Pemuda dan Masyarakat Desa Silang Gelar Bakti Sosial, Wujudkan Kepedulian terhadap Lingkungan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 08:24 WIT

Pelantikan Pengurus DPP SWI Dirangkaikan Dengan Kegiatan Green Impact 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:30 WIT

Direktur PDAM Halsel, Tunggakan Pembayaran Rekening Air Sebesar 6,6 Miliar Mempersulit Opersional 

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:02 WIT

GMKI Cabang Bacan Titip Harapan bagi Muhlis Usman, Dorong Kepemimpinan Kolaboratif di GP Ansor Halsel

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:41 WIT

GMKI Cabang Bacan Titip Harapan bagi Muhlis Usman, Dorong Kepemimpinan Kolaboratif di GP Ansor Halsel

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:35 WIT

Tanggap Cuaca, Memitigasi Iklim di Bumi Saruma kabupaten Halsel,

Berita Terbaru

Uncategorized

Tanggap Cuaca, Memitigasi Iklim di Bumi Saruma kabupaten Halsel,

Rabu, 15 Jul 2026 - 00:35 WIT