WaidobaNusantaraori.com | Halsel – Komonitas Tambang Rakyat (Katar) Halsel menyampaikan pernyataan sikap dan meminta Polres Hamahera Selatan (Halsel) dan Polda Maluku Utara (Malut) untuk melindungi dan tidak menutup aktifitas tambang rakyat di desa Anggai Kecamatan Obi, desa Manatahan dan desa Alam Kananga Kecamatan Obi Barat serta desa Kusubibi Kecamatan Bacan Barat.
Permintaan tersebut telah disampaikan salah satu perwakilan Katar Halsel yang tidak mau menyebutkan namanya kepada media ini, Sabtu (17/10/2926).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan Sikap dari Katar Halsel ini menyusul laporan dan desakan dari Gerakan Pemuda Marhain (GPM) Halsel kepada Polres Halsel dan Polda Malut untuk memeriksa sejumlah pengusaha tambang rakyat di desa Manatahan, yang tentunya akan berimbas pula pada 3 desa tambang rakyat yang tersebut di atas untuk ditutup aktivitasnya.
Menurut Katar Halsel, ke empat desa di Halsel tersebut sudah final persyaratannya yang telah diusulkan oleh Pemkab Halsel dan Pemperov Malut untuk mendapatkan izin Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dari Pemerintah Pusat sebagai syarat mutlak untuk mendapatkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
Untuk itu, Komonitas Tambang Rakyat (Katar) meminta pemkab Halsel dan Pemprov Malut beserta instansi terkait, untuk tetap melindungi dan tidak menutup aktifitas tambang rakyat pada 4 desa di Halasel, dalam rangka menyambut izin WPR dan IPR.
Kami dari Katar Halsel menegaskan, kondisi ekonomi rakyat kecil saat ini, hanyalah satu-satunya tambang rakyat yang menjadi solusi terbaik untuk mempertahankan kelangsungan hidup kami rakyat kecil, ungkap perwakilan Katar.
Lanjutnya, pekerjaan ini sangatlah mudah bagi kami, karna tidak memilih tingkatan pendidikan, tidak melalui tes dan berijazah seperti yang terjadi di perusahan dan lain sebagainya.
Pemda selaku pemerintah daerah dimohon berperan terkait persoalan ini, untuk kelangsungan hidup rakyat kecil pada saat kondisi seperti ini, harap perwakilan Katar.
Katar juga menegaskan, bila terjadi kendala atas aktifitas kami lantaran ada desakan sepihak untuk menghalangi kami, Katar Halsel tidqk segan-segan akan turun ke jalan untuk melakukan aksi demo tandingan dengan jumlah masa yang lebih banyak dari Katar, tegasnya.* (Redaksi)








