PUSAKA PUBLIK Minta Aparat Bertindak, Pulangkan WALHI dari Desa Kawasi

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

WaidobaNusantaraori.com   halsel  -Direktur Eksekutif Pusat Kajian dan Advokasi Kebijakan Publik (PUSAKA PUBLIK), Tahrun Mubin, meminta aparat keamanan, khususnya Polres Halmahera Selatan, mengambil langkah preventif untuk menjaga situasi tetap kondusif di Desa Kawasi. Menurutnya, apabila terdapat kekhawatiran bahwa suatu kegiatan berpotensi memicu gesekan di tengah masyarakat, aparat perlu memastikan seluruh aktivitas berlangsung sesuai hukum, melalui komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

“Kami melihat gesekan kuat antar warga desa kawasi yg saling adu mulut ketika ada aksi penolakan yg di lakukan masyarakat atas kehadiran Walhi yang berpotensi memicu konflik keluarga atara masyarakat desa kawasi setempat, oleh karnanya perlu penegasan dari pihak kepolisan untuk mengambil langkah tegas agar menghindari gesekan di tengah-tengah masyarakat desa kawasi.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PUSAKA PUBLIK berpendapat bahwa setiap individu maupun organisasi yang datang ke suatu wilayah wajib menghormati adat istiadat, nilai-nilai masyarakat, serta menjaga ketertiban umum. Pandangan ini sejalan dengan Pasal 28J ayat (2) UUD 1945, yang menegaskan bahwa dalam menggunakan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib menghormati hak dan kebebasan orang lain serta tunduk pada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang demi keamanan, ketertiban umum, dan kepentingan bersama.

Atas dasar itu, PUSAKA PUBLIK meminta aparat bertindak sesuai kewenangannya untuk menjaga keamanan dan mencegah potensi konflik, termasuk apabila diperlukan meminta agar kunjungan WALHI ke Desa Kawasi ditunda atau dibatalkan demi menjaga persatuan dan kondusivitas masyarakat.
” Kami meminta dengan tegas agar jangan dulu ada aktifitas lain yang di lakukan oleh Walhi untuk menghindari gesekan antar warga. Kalau perlu pihak kepolisan bertindak untuk meminta walhi meninggalkan Desa kawasi untuk sementara waktu.”

Kami Tetap Mengawal, Dan Memastikan Masyarakat Tidak Dijadikan tameng kelompok Atas Kepentingan tertentu , Dan Meminta Polres Halmahera Selatan agar Segera mengambil lakah konkrit untuk mencegah terjadi konflik antara warga desa kawasi.

(Kaperwil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel waidobanusantaraori.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tegas Ketua GMKI Halsel, Jangan Jadikan Laut Kawasi Arena Provokasi
Peringati Harpelnas 2026, Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Halsel Turun Langsung Layani Peserta
Ruang Laut Harita di Kawasi Dinyatakan Berizin, PSDKP Ingatkan Aksi Tetap Taat Hukum
GMNI Halsel Dukung Pernyataan Kadishub, Penyampaian Aspirasi di Laut Waspadai Risiko Keselamatan
Kadishub Halsel Imbau Pendemo di Perairan Kawasi Utamakan Keselamatan Pelayaran
Danramil 1509-02/Obi Klarifikasi Pemberitaan Dugaan Keterlibatan Anggota TNI dalam Kasus di Desa Tomori
Danramil 1509-02/Obi Klarifikasi Pemberitaan Dugaan Keterlibatan Anggota TNI dalam Kasus di Desa Tomori
Pusaka Publik.  Soroti Aksi di Laut Kawasi, Minta Semua Pihak Taat Hukum
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIT

Tegas Ketua GMKI Halsel, Jangan Jadikan Laut Kawasi Arena Provokasi

Jumat, 4 September 2026 - 05:57 WIT

Peringati Harpelnas 2026, Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Halsel Turun Langsung Layani Peserta

Kamis, 3 September 2026 - 16:22 WIT

Ruang Laut Harita di Kawasi Dinyatakan Berizin, PSDKP Ingatkan Aksi Tetap Taat Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIT

GMNI Halsel Dukung Pernyataan Kadishub, Penyampaian Aspirasi di Laut Waspadai Risiko Keselamatan

Rabu, 2 September 2026 - 08:08 WIT

Kadishub Halsel Imbau Pendemo di Perairan Kawasi Utamakan Keselamatan Pelayaran

Berita Terbaru

Uncategorized

Tegas Ketua GMKI Halsel, Jangan Jadikan Laut Kawasi Arena Provokasi

Jumat, 4 Sep 2026 - 07:50 WIT