WaidobaNusantaraori.com | Halsel – Pemkab Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Perhubungan programkan mudik gratis lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M. untuk warga yang ingin pulang kampung.
Namun sangat disayangkan, bagi warga yang berasal dari Kecamatan Kayoa, Kecamatan Kayoa Selatan dan Kecamatan Kayoa Utara maupun Pulau Makian yang ingin pulang ke kampung halaman untuk lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M, tidak diberlakukan mudik gratis oleh pemda Halsel.
Sejumlah warga Makayoa mengatakan, sesuai pengumuman pemda Halsel melalui Dinas Pehubungan yang sebagaimana diberita pada sejumlah media Halsel, tiga kecamatan di Kayoa dan Pulau Makuan tidak masuk mudik gratis bagi warganya, ada apa dengan Pemda Halsel, tanya mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut diketahui setelah pemberitaan sejumlah media, baik pernyataan yang disampaikan Bupati Halsel melalui pembaritaan media Jurnal Malut.com edisi Jumat (13/03/2026) dan peryataan Kadis Perhubungan Halsel pada pemberitaan media Mancuana.id edisi Jum’at (13/03/2026), tidak ada jadwal mudik gratis dari Bacan ke Kayoa maupun Makian.
Kami juga warga Kabupten Halsel, keadilan oleh pemda harus diperlakukan kepada seluruh warganya, jangan tabang pilih, dimana “Senyum-humanis” yang selalu dikumendang oleh pemda Halsel, ungkap kekesalan mereka terhadap media ini, Sabtu (14/03/2026).
Berikut ini pengumuman jadwal dan rute resmi Kapal Motor (KM) dan Speed Boat dari Pemda melalui Dinas Perhubungan Halsel yang dilansir dari pemberitaan media Mancuana.id edisi Juma’at (13/03/2026).
Rute yang msuk dalam program mudik gratis mengunakan kapal laut meliputi Ternate-babang, Ternate Kupal-Obi,Ternate Kayoa dan Ternate Gane.
Kemudian untuk mudik mengunakan Speed boat melalui rute Pelabuhan Pasar Baru Babang untuk Gane Dalam dan Pulau Joronga, Pelabuhan Pasar Baru Babang menuju Pigaraja, Pelabuhan Habibi Labuha untuk Mandioli Selatan dan Mandioli Utara.
Pelabuhan Kupal untuk Obi Selatan, Pelabuhan Kupal menuju Obi Barat, Pelabuhan Habibi Labuha untuk Loleojaya serta Pelabuhan Habibi Labuha untuk Busua Kayoa Barat.
Program mudik gratis Lebaran Idul Fitri 2026 ini melibatkan sedikitnya 4 unit kapal laut dan 15 speed boat serta untuk pendaftaran mulai dibuka pada tanggal 16 hingga 19 Maret 2026 bertempat dilokasi penjualan tiket kapal di Kelurahan Mangga Dua Ternate Selatan untuk rute Kapal.
Sedangkan untuk Speed Boat pendaftaran di lakukan di pelabuhan Pasar Baru Babang, Pelabuhan Habibi Labuha dan Pelabuhan Kupal.
Adapun 4 unit Kapal yang di kerahkan untuk mengangkut warga pulang kampung pada tanggal 17 Maret yakni, KM.Makaeling dari Ternate tujuan Gane Barat, KM Padaidi dari Ternate tujuan Makayoa, KM Bunda Maria dari Ternate menuju Babang dan KM Sumber Raya 05 dari Ternate menuju Kupal-Obi.
Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan, Ramli Manui, kepada wartawan Jum’at (13/03/2026) mengatakan, program mudik gratis Pemkab Halmahera Selatan dilaksanakan setiap tahun jelang lebaran Idul Fitri.
Untuk tahun ini Pemkab Halmahera Selatan dibawa pimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin mengarahkan 4 unit kapal dan 15 speed boat untuk mengangkut warga Halmahera Selatan dari Ternate yang akan mudik pulang kampung ke Halmahera Selatan.
Untuk speed boat hanya melayani warga dari Bacan menuju Kecamatan diantaranya, 8 unit speed dari Babang menuju Gane dan Kepulauan Joronga, kemudian 2 Speed Boat dari pelabuhan Kupal menuju Obi Selatan, 1 speed boat dari pelabuhan Kupal menuju Obi Barat, 1 speed boat dari pelabuhan Habibi Labuha menuju Mandioli Utara, 1 speed boat dari pelabuhan Habibi Labuha menuju Mandioli Selatan, 1 speed boat dari pelabuhan Habibi Labuha menuju Loleojaya, 1 speed boat dari pelabuhan Habibi menuju Busua Kayoa Barat.
“Kami berharap kepada masyarakat Halmahera Selatan yang ingin mudik ke Bacan, agar mendaftar di loket setempat dengan syarat menunjukan bukti KTP,”ungkap Ramli Manui.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada komentar resmi dari pemda terkait ditiadakan mudik gratis bagi Kecamatan Kayoa, Kayoa Selatan dan Kayoa Utara dan Pulau Makian.
Redaksi masih dalam upaya konfirmasi. (Redaksi)








