WaidobaNusantaraori.com | Halsel – Salah satu pengusaha tambang rakyat di Desa Anggai Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang bernama Lili Daeng Manapi terancam akan dilaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) atas kelalaiannya membayar upah kerja sesuai kuasa yang diberikan.
Pasalnya, Lili Daeng Manapi telah memberikan Surat Kuasa tertanggal 25 Oktober 2025 kepada saudara Ade Manaf dengan melalui orang kepercayaanya saudara Rusdi Malan, setelah melaksanakan pekerjaan saya, namun upah kerja yang dijanjikan belum juga dibayar, kata Ade Manaf kepada media ini, Rabu (25/02/2026).
Lanjutnya, Surat Kuasa yang diberikan Lili tersebut untuk membantu proses penyelesaian sengketa galian lobang emas miliknya, setelah dibelinya dari salah satu warga desa Sambiki, namun dilakukan penyerobotan dan dikuasai Saudara Leonardo Khan beserta teman-temanya, jelas Ade.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui orang kepercayaan Surdi Malan tersebut mengatakan, kita diberikan Kuasa oleh Lili untuk mengurus sengketa galian lobang emas miliknya itu hingga lobang itu ditutup, sekaligus menyingkirkankan oknum yang melakukan penyerobotan.
Sambung Ade, setelah bekerja selama kurang lebih dua bulan dalam pengurusan tersebut, akhirnya melalui pemerintah desa (pemdes) Anggai telah menutup lobang yang disengketakan tersebut pada beberapa bulan lalu.
Setelah lobang galian tersebut berhasil ditutup oleh pemdes Anggai sekaligus dapat menyingkirkan oknum yang melakukan penyerobatan galian lobang emas milik pemberi kuasa tersebut.
Namun hingga saat ini upah saya belum juga dibayar dengan alasan yang tidak jelas, sementara sesuai pada awal dibuatnya Surat Kuasa dengan melalui orang kepercayaan Lili, bahwa saya akan dibayar sebesar 20 juta rupuah setelah lobang ditutup.
Dengan adanya keterlambatan serta tidak ada kepastian untuk membayar upah kerja saya ini, saya akan menempuh jalur hukum, yakni akan didampingi kuasa hukumnya untuk melaporkan kepada aparat penegak hukum, guna mendapatkan keadilan yang pasti, ancam Ade Manaf.
Redaksi media ini mencoba menghubungi Lili Daeng Manapi melalui telepon maupun pesan watsApp, namun tidak ditanggapinya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum mendapat klarifikasi resmi dari yang bersangkutan. (Mukhlas)








