Upaya Pencegaha Kasus Kekerasa Perempuan dan Anak, Srikandi Sibela Mekakukan Edukasi

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 00:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

WaidobaNusantara.com | HALSEL — Upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara, terus diperkuat melalui edukasi berbasis masyarakat hingga ke tingkat desa.

Ketua Srikandi Sibela Rusna Ahmad sebelumnya telah melakukan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai tindak lanjut, Srikandi Sibela melaksanakan kegiatan edukasi berbasis masyarakat sekaligus membentuk Pos Pengaduan di Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, Selasa (15/09/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muksin, didampingi Ketua Gow Rosdiana Helmi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) M. Zaki Abdul Wahab serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Karima Nasaruddin.

Wakil Bupati Helmi Umar Muksin turut membuka kegiatan edukasi sekaligus meresmikan Pos Pengaduan sebagai salah satu sarana pelayanan di tingkat desa dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Pembentukan Pos Pengaduan tersebut diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan Srikandi Sibela di tingkat desa, terutama dalam memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan menyampaikan pengaduan terkait dugaan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Keberadaan pos pengaduan di desa juga dinilai dapat memperpendek rentang kendali pelayanan. Masyarakat yang membutuhkan informasi, pendampingan, maupun akses pengaduan tidak harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan bantuan melalui mekanisme yang tersedia.

Program edukasi dan pembentukan Pos Pengaduan tersebut dengan tujuan membangun pola pikir dan sikap masyarakat yang antl kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan menyediakan sarana pengaduan di tingkat desa, serta memperpendek rentang kendali dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus.

Program ini tidak hanya dilaksanakan di Desa Wayamiga, namun Rusna mengatakan Srikandi sibela berencana memperluas pembentukan Pos Pengaduan ke desa-desa lain di Kabupaten Halmahera Selatan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat akses terhadap layanan pengaduan di tingkat desa. Dengan demikian masyarakat memiliki ruang yang lebih dekat untuk memperoleh informasi dan menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

SWI Halsel Beri Apresiasi dan mendukung seoenuhnya

Ketua DPD Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Halmahera Selatan Ade Manaf menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap program yang dilakukan Srikandi Sibela tersebut.

Ia menilai edukasi berbasis masyarakat dan pembentukan Pos Pengaduan di tingkat desa merupakan langkah yang perlu didukung, karena pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga terkait, pemerintah desa, serta masyarakat.

“DPD SWI Halsel juga mendorong agar program tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas ke desa-desa lainnya di Halmahera selatan.

Menurut Ade, semakin dekat akses pengaduan dengan masyarakat, semakin terbuka pula ruang bagi warga untuk memperoleh informasi serta menyampaikan laporan melalui jalur yang tersedia.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta memastikan masyarakat mengetahui tempat dan mekanisme yang dapat diakses ketika menghadapi atau mengetahui adanya dugaan kasus kekerasan.

Pembentukan Pos Pengaduan di tingkat desa menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama, ujar Ketua DPD SWI Halsel Ade Manaf.*

(Kaperwil Malut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel waidobanusantaraori.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matangkan Persiapan Pelantikan IKB Makayoa 10 Kabupaten Kota, Husein Said Soan Ke Ketua IKB Makayoa Provinsi
Menerima Kunjungan KPU, Partai Gelora Menyamakan Pemahaman Aturan Dan Pedoman Teknis
Sultan Bacan Diusul jadi Ketua Dewan Pembina IKB-Makayoa Halmahera Selatan
Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Melindungi dan Tidak Menutup Atifitas Tambang Rakyat
DMI Halsel Serukan Persatuan dan Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Program Pemerintah
IKB-Makayoa Halsel Silaturahmi ke Kodim 1509/Labuha, Perkuat Sinergi dan Bahas Ancaman Karhutla
Lambatnya Penetapan WPR di Halsel Oleh Pemerintah, Jadi Sorotan Berbagai Pihak
Dengan Misi Kemanusiaan, IKB Makayoa Halsel Hadir Bagi-Bagi Masker Dampak Karhutla
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:51 WIT

Matangkan Persiapan Pelantikan IKB Makayoa 10 Kabupaten Kota, Husein Said Soan Ke Ketua IKB Makayoa Provinsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:53 WIT

Menerima Kunjungan KPU, Partai Gelora Menyamakan Pemahaman Aturan Dan Pedoman Teknis

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:34 WIT

Sultan Bacan Diusul jadi Ketua Dewan Pembina IKB-Makayoa Halmahera Selatan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:02 WIT

Polres Halsel dan Polda Malut Diminta Melindungi dan Tidak Menutup Atifitas Tambang Rakyat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:48 WIT

DMI Halsel Serukan Persatuan dan Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Program Pemerintah

Berita Terbaru