WaidobaNusantaraori.com |Halsel– Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) resmi mempertegas arah pembangunan daerah melalui konsep Agromaritim guna mengakselerasi penerapan ekonomi biru. Langkah ini ditandai dengan pembukaan Simposium Perikanan bertajuk “Blue Economy, Blue Future, Nelayan Merah Putih” yang digelar di Aula Kantor Bupati, Jumat (10/4/2026).
Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, saat membuka acara menyampaikan bahwa integrasi sektor pertanian dan perikanan merupakan kunci utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Mengingat karakteristik wilayah Halsel didominasi oleh lautan seluas 31.484,40 km^2 (sekitar 78%) dibandingkan daratan yang hanya 8.779,32 km^2 (22%), potensi laut dipandang sebagai motor penggerak ekonomi masa depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Konsep Agromaritim yang kami gagas bersama Wakil Bupati Helmy Mansur bertujuan meminimalkan kesenjangan pembangunan antara daratan dan perairan. Kita ingin menjadikan pulau-pulau kecil sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Bassam.
Simposium ini turut menghadirkan pakar kelautan nasional, Prof. Rokhmin Dahuri. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya optimalisasi sektor perikanan tangkap, budidaya, dan pariwisata laut untuk menjawab tantangan diskonektivitas wilayah kepulauan.
Sejalan dengan visi daerah, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga tengah mendorong transformasi kampung nelayan tradisional menjadi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program nasional ini bertujuan menciptakan kawasan pesisir yang lebih produktif, tertata, dan berdaya saing global.
Sebagai daerah yang telah masuk dalam proyek strategis Lumbung Ikan Nasional (LIN), Bassam menegaskan perlunya sinergi kuat di internal birokrasi.
“Dibutuhkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang enerjik dan visioner sebagai eksekutor di lapangan. Tanpa dukungan birokrasi yang lincah, program Agromaritim ini tidak akan berjalan optimal,” tegasnya. Bib said dewan pakar lembaga kemitraan pembangunan nasional Halsel
Selain aspek ekonomi, peran nelayan sebagai garda terdepan penyedia protein hewani menjadi sorotan. Ketersediaan komoditas perikanan yang melimpah di Halsel diharapkan mampu memperbaiki status gizi masyarakat secara signifikan.
Penerapan konsep Agromaritim ini diharapkan tidak hanya memperkuat kedaulatan pangan daerah, tetapi juga memposisikan Halmahera Selatan sebagai pemain utama dalam peta ekonomi kelautan nasional.
*Muklas*









