WaidobaNusantaraori.com |Halsel – Bidang Media dan Propaganda GMNI Halmahera Selatan, Yusri Dukomalamo, menyampaikan kritik keras terhadap dugaan tindakan tidak bermoral yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Halmahera Selatan, Zaky Abd. Wahab, sebagaimana yang belakangan ini ramai diberitakan di sejumlah media daring.
Yusri menilai, dugaan perselingkuhan yang menyeret nama seorang pejabat publik tersebut merupakan bentuk kemerosotan moral yang sangat memprihatinkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apalagi, yang bersangkutan diketahui telah memiliki istri sah, namun justru diduga melakukan tindakan yang mencoreng nilai-nilai etika, norma sosial, serta integritas sebagai pejabat publik.
“Ini bukan hanya persoalan pribadi semata, tetapi telah menjadi konsumsi publik dan menciptakan preseden buruk bagi citra birokrasi di Halmahera Selatan. Seorang pejabat publik seharusnya menjadi teladan, bukan justru mempertontonkan perilaku yang merusak kepercayaan masyarakat,” tegas Yusri.
Lebih lanjut, GMNI Halsel menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh dianggap sepele dan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Yusri menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas sebagai bentuk komitmen dalam menjaga moralitas publik dan integritas pejabat pemerintahan.
“Kami tidak akan tinggal diam. Kasus ini akan kami kawal sampai tuntas. Jangan biarkan pejabat publik bertindak sewenang-wenang tanpa konsekuensi. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPMD Halmahera Selatan sebagai bentuk protes dan tuntutan moral,” lanjutnya.
GMNI Halsel juga mendesak Bupati Halmahera Selatan dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah tegas dan melakukan evaluasi terhadap yang bersangkutan. Menurut Yusri, pembiaran terhadap kasus semacam ini hanya akan memperburuk citra pemerintahan serta menurunkan kepercayaan publik.
“Jika tidak ada tindakan tegas, maka ini akan menjadi contoh yang sangat buruk bagi masyarakat. Jangan biarkan norma dan etika publik dihancurkan oleh perilaku pejabat yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.
GMNI Halsel menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam mengawal isu-isu moral, sosial, dan keadilan demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan berintegritas.








