WaidobaNusantaraori.com | Halsel – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara telah mengagendakan Deklarasi Damai lintas Agama dan seluruh elemen masyarakat di Bumi Saruma yang berlangsung di Aula urusan Haji dan Umrah, Senin (06/04/2026).
Deklarasi Damai yang dilaksanakan oleh Pemda Halsel melalui Kesbangpol tersebut berkaitan dengan Tragedi yang terjadi kemarin di Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Deklarasi Damai dengan tema, “Halmahera Selatan Cinta Damai, Menolak Isu Sara, Menjaga Kamtibmas”,
Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Muksin, Sekda dan unsur pimpinan daerah, Forkopimda, tokoh Agama, Organisasi Keagamaan serta elemen masyarakat lainnya di Halsel.
Deklarasi Damai telah ikrarkan oleh perwakilan dari Agama masing-masing, yakni Agama Islam, Agama Kristen Protestan, Agama Kristen Katolik dan Agama Konghucu.
Kapolres Halsel dalam Sambutannya mengatakan, deklarasi damai yang dilaksanakan ini harus benar-benar-benar dilaksanakan, untuk menjaga keamanan dan kestabilan di Bumi Saruma ini.
Kepolisian Halsel akan terus melakukan pengawalan dan pengawasan terhadap isu hoax, Provokasi, isu Sarah dan lainnya bila ada berkembang, demi terciptanya keamanan dan ketertiban di daerah ini, tegas Kapolres.
Sementara itu, Wakil Bupati Halsel dalam sambutannya mengatakan, deklarasi damai merupakan kesepakatan bersama dengan tujuan untuk menolak isu Sarah, suku dan lainnya yang dapat memecah persatuan serta dapat mencegah hidup rukun Damai.
Pemda Halsel tidak menginginkan adanya Provokasi yang berkembang di daerah ini yang dapat memecah persatuan dan kesatuan yang kita jalin selama ini, terciptanya hidup aman dan damai itu indah, ujar Helmi.
Karna deklarasi damai ini terkait dengan Bumi saruma yang merupakan daerah Kesultanan, maka marilah menjaga budaya dan tradisi adat Kesultanan ini, yakni hidup rukun dan damai dalam satu rumah (Saruma).
Menolak isu Provokasi dan menjaga Kantibmas di daerah ini, adalah wujud nyata sesuai dengan tema dari pada deklarasi damai hari ini, tutup Helmi.
Usai sambutan, dilanjutkan dengan penandatanganan bersama ikrar deklarasi damai oleh seluruh unsur Forkopimda, perwakilan dari masing-masing Agama, tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan organisasi keagamaan yang ada di Halsel.* (Redaksi)








