WaidobaNusantaraori.com | Halsel – Menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Halmahera Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pengawalan program mudik gratis di sejumlah pelabuhan.
Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan, Ramli Manu, turun langsung melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan dengan aman dan tertib. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan imbauan kepada para pemudik agar senantiasa mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemantauan dilakukan di beberapa titik strategis yang menjadi pusat aktivitas penyeberangan masyarakat, di antaranya Pelabuhan Baru Desa Babang, Pelabuhan Kupal, dan Pelabuhan Habibi. Ketiga pelabuhan tersebut diketahui menjadi jalur utama mobilisasi warga yang hendak merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Saat dikonfirmasi awak media, Ramli Manui menegaskan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan program mudik gratis tahun ini. Ia mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan, termasuk tidak memaksakan diri naik ke kapal apabila kapasitas sudah penuh, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami berharap seluruh penumpang dapat tiba di tempat tujuan dengan selamat. Momentum Idul Fitri adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga, sehingga keselamatan dalam perjalanan harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Dishub Halmahera Selatan tidak bekerja sendiri dalam mengawal arus mudik. Pihaknya menjalin kerja sama dengan berbagai instansi terkait, termasuk Kepolisian dan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Babang.
Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar, tertib, dan aman. Selain itu, petugas juga disiagakan di berbagai titik guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang biasanya terjadi mendekati hari raya idul fitri
Dalam pelaksanaannya, pengawasan tidak hanya difokuskan pada penumpang, tetapi juga pada kondisi armada yang digunakan. Pemeriksaan kelayakan kapal, pengaturan jumlah penumpang, hingga kesiapan alat keselamatan menjadi bagian penting yang terus diawasi secara ketat.
Dishub Halmahera Selatan juga menekankan pentingnya peran operator transportasi dalam menjaga standar pelayanan dan keselamatan. Setiap armada diwajibkan memenuhi ketentuan yang berlaku agar dapat beroperasi selama masa angkutan Lebaran.
Program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah daerah ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang ingin pulang kampung namun terkendala biaya transportasi. Selain memberikan kemudahan akses perjalanan, program ini juga diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan akibat penggunaan transportasi yang tidak layak atau kelebihan kapasitas.
Masyarakat pun menyambut baik program tersebut. Sejumlah pemudik mengaku terbantu dengan adanya fasilitas mudik gratis yang tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga memberikan rasa aman selama perjalanan.
Dengan pengawasan yang ketat serta dukungan dari berbagai pihak, Dishub Halmahera Selatan optimistis arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, dan aman.
Ramli Manui pun kembali mengingatkan agar seluruh pemudik tetap menjaga kesehatan, mematuhi aturan, serta saling menghormati selama perjalanan.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga perjalanan ini agar semua bisa sampai dengan selamat dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” tutupnya.
Muklas..








