Update Perkembangan Ade Walta

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

WaidobaNusantaraori.Com Ade Walta Subur, usia 21 tahun, warga Desa Prapakanda, Kecamatan Botang Lomang, Halmahera Selatan, sudah lebih dari 3 tahun menderita tumor ganas di bagian perut. Sekarang kondisinya semakin membesar dan harus segera dioperasi di Kota Manado sesuai anjuran dokter.

Masalah utama saat ini bukan lagi rujukan rumah sakit, tetapi biaya hidup selama di Manado.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa bantuan sebenarnya sudah ada:

Kementerian Sosial siap membantu biaya operasi dan kebutuhan dasar pasien.

Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara menanggung tiket pesawat pulang-pergi untuk 3 orang dan bantuan uang makan Rp5 juta.Namun keberangkatan masih tertunda karena:

1. Kamar Wisma Maluku Utara di Manado masih penuh.
Wisma ini penting karena gratis untuk pasien dan 1 pendamping.2. Jika berangkat tanpa wisma, keluarga harus bayar kos, makan, dan tempat tinggal sendiri, sementara pengobatan bisa lebih dari 1 bulan.3. Bantuan uang makan Rp5 juta diperkirakan belum cukup untuk kebutuhan harian selama perawatan panjang.

Secara data sosial, Ade Walta termasuk keluarga kurang mampu dan berhak menerima bantuan pemerintah. Tetapi kendala kamar singgah dan biaya harian keluarga membuat keberangkatan operasi belum bisa dilakukan.

Intinya:
Operasi sudah direkomendasikan dokter dan bantuan pemerintah sudah mulai ada, tetapi tertunda karena tidak ada tempat tinggal gratis di Manado dan biaya hidup keluarga selama menunggu operasi masih kurang.

Karena itu keluarga dan relawan berharap dukungan masyarakat dan para dermawan agar Ade Walta bisa segera berangkat dan mendapatkan operasi secepatnya. Bantuan sangat dibutuhkan untuk biaya makan, tempat tinggal sementara, dan kebutuhan pendamping selama masa pengobatan.

#Saveadewalta #donasi
#hipmabol #kistaganas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel waidobanusantaraori.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GP Ansor Halsel Murka! Desak Pecat Secara Tidak Terhormat dan Proses Hukum Oknum Polisi yang Diduga Aniaya Warga Hingga Babak Belur.
Tim Kuasa Hukum, Upaya Hukum Terhadap Dugaan Pelaku Sudah Sesuai Prosudur
Tim Kuasa Hukum, Upaya Hukum Terhadap Dugaan Pelaku Sudah Sesuai Prosudur
HMI Cabang Bacan Desak Polres Halsel Copot Tiga Oknum Polisi yang Diduga Aniaya Warga, Hingga Babak belur
Kuasa Hukum Korban resmi laporkan tiga oknum polisi ke propam polres halsel diduga lakukan penganiayaan dan pengeroyokan 
Kuasa Hukum Korban resmi laporkan tiga oknum polisi ke propam polres halsel diduga lakukan penganiayaan dan pengeroyokan 
Kuasa Hukum Korban resmi laporkan tiga oknum polisi ke propam polres halsel diduga lakukan penganiayaan dan pengeroyokan 
Kuasa Hukum Korban resmi laporkan tiga oknum polisi ke propam polres halsel diduga lakukan penganiayaan dan pengeroyokan 
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:02 WIT

GP Ansor Halsel Murka! Desak Pecat Secara Tidak Terhormat dan Proses Hukum Oknum Polisi yang Diduga Aniaya Warga Hingga Babak Belur.

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:16 WIT

Tim Kuasa Hukum, Upaya Hukum Terhadap Dugaan Pelaku Sudah Sesuai Prosudur

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:12 WIT

Tim Kuasa Hukum, Upaya Hukum Terhadap Dugaan Pelaku Sudah Sesuai Prosudur

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:27 WIT

HMI Cabang Bacan Desak Polres Halsel Copot Tiga Oknum Polisi yang Diduga Aniaya Warga, Hingga Babak belur

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:40 WIT

Kuasa Hukum Korban resmi laporkan tiga oknum polisi ke propam polres halsel diduga lakukan penganiayaan dan pengeroyokan 

Berita Terbaru