WaidobaNusantaraori.Com Ade Walta Subur, usia 21 tahun, warga Desa Prapakanda, Kecamatan Botang Lomang, Halmahera Selatan, sudah lebih dari 3 tahun menderita tumor ganas di bagian perut. Sekarang kondisinya semakin membesar dan harus segera dioperasi di Kota Manado sesuai anjuran dokter.
Masalah utama saat ini bukan lagi rujukan rumah sakit, tetapi biaya hidup selama di Manado.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa bantuan sebenarnya sudah ada:
Kementerian Sosial siap membantu biaya operasi dan kebutuhan dasar pasien.
Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara menanggung tiket pesawat pulang-pergi untuk 3 orang dan bantuan uang makan Rp5 juta.Namun keberangkatan masih tertunda karena:
1. Kamar Wisma Maluku Utara di Manado masih penuh.
Wisma ini penting karena gratis untuk pasien dan 1 pendamping.2. Jika berangkat tanpa wisma, keluarga harus bayar kos, makan, dan tempat tinggal sendiri, sementara pengobatan bisa lebih dari 1 bulan.3. Bantuan uang makan Rp5 juta diperkirakan belum cukup untuk kebutuhan harian selama perawatan panjang.
Secara data sosial, Ade Walta termasuk keluarga kurang mampu dan berhak menerima bantuan pemerintah. Tetapi kendala kamar singgah dan biaya harian keluarga membuat keberangkatan operasi belum bisa dilakukan.
Intinya:
Operasi sudah direkomendasikan dokter dan bantuan pemerintah sudah mulai ada, tetapi tertunda karena tidak ada tempat tinggal gratis di Manado dan biaya hidup keluarga selama menunggu operasi masih kurang.
Karena itu keluarga dan relawan berharap dukungan masyarakat dan para dermawan agar Ade Walta bisa segera berangkat dan mendapatkan operasi secepatnya. Bantuan sangat dibutuhkan untuk biaya makan, tempat tinggal sementara, dan kebutuhan pendamping selama masa pengobatan.
#Saveadewalta #donasi
#hipmabol #kistaganas








